____________________________________________________________________

Senin, 28 September 2015

Free Download Movie

Yuhu... Pada artikel kali ini saya ingin membagikan link download bagi para pencinta Movie. Movie update 2015 format Mp4.
Bagi yang ingin request movie dan apabila ada link nya yang not working, silahkan koment. Happy Download and Watching ^_^


1. Terminator (2015)




Terminator 5 Genesis atau Genisys ini menceritakan sebuah trilogy baru. Film ini memiliki setting tahun 2029 yang mana pada masa tersebut diceritakan terjadi perang antara robot dan manusia yang dipimpin oleh John Connor (Jason Clarke) melawan sistem kecerdasan yang dibuat oleh perusahaan teknologi Skynet.

Connor memiliki misi untuk mengirim Reese kembali ke tahun 1984 yang mana dimasa tersebut ibunda dari John Connor harus segera diamankan dari dari terminator yang diprogram untuk menemukannya. Keganasan robot ini bukan hanya untuk masa lalu akan tetapi juga mengancam masa depan dan sudah menjadi tugas John untuk menghentikannya.


Link download: Download
Subtitle Indonesia: Subtitle


2. San Andreas (2015)
Film action adventure barat berjudul “San Andreas” ini merupakan film yang seorang pria yang berprofesi sebagai pilot helicopter bernama Ray ( Dwayne “The Rock” Johnson ) di departeman penyelamatan serta memiliki seorang putri bernama Blake ( Alexandra Daddario ) yang telah dewasa menetap dan tinggal bersama mantan istrinya bernama Emma ( Carla Cugino ).
Dengan terjadinya bencana gempa bumi dashyat yang membuat kondisi California, Los Angeles hancur dan tidak terdapat tempat aman untuk menetap, Ray bersama dengan Emma berusaha menyelamatkan putri mereka Blake yang juga berjuang untuk bertahan hidup.
Link Download: Download
Subtitle Indonesia: Subtitle


3. Hidden (2015)


Sebuah keluarga harus mengungsi setelah diserang wabah berbahaya.

Link Download: Download
Subtitle Indonesia: Subtitle


4. Navy Seals S Zombies (2015)


Setelah wabah mematikan terjadi di New Orleans, pasukan SEAL harus berjuang untuk hidup terhadap tentara zombie.

Link Download: Download
Subtitle Indonesia: -


5. Jurassic World (2015)



Butuh waktu dua dekade atau 22 tahun tepatnya serta dua sekuel terlupakan sebelum akhirnya Taman Jurassic benar-benar dibuka. Ya, bagi penonton veterannya, tentu saja euforia adaptasi novel laris milik Michael Crichton, Jurassic Park yang dihadirkan Steven Spielberg 1993 silam masih tertanam jelas di ingatan, bagaimana Spielberg mewujudkan segala mimpi manusia menghidupkan kembali kadal-kadal raksasa yang punah jutaan tahun lalu ke era modern dalam sebuah keajaiban sinema yang sangking luar biasanya, masih mampu memancarkan daya magisnya hingga kini.

Ya, kamu bisa menyebut Jurassic Park sebagai salah satu film paling berpengaruh dalam sejarah budaya pop modern. Meskipun punya nama dan basis fans besar, rupanya tidak semudah itu untuk kemudian bisa meneruskan franchise ini kembali. Terhitung sejak instalemen ketiganya, proyek baru Jurassic Park menjadi terkatung-katung tak karuan. Rencana untuk dirilis di tahun 2005 kemudian harus kembali bolak-balik tersendat, naskahnya terjebak dalam “development hell” selama bertahun-tahun.

Dan setelah melewati berbagai rintangan, termasuk di dalamnya, revisi skrip berulang kali, Jurassic World akhirnya benar-benar datang di musim panas tahun ini. Kamu bisa melupakan dua seri terakhirnya karena narasi Jurassic World yang ditulis keroyokan oleh Rick JaffaAmanda SilverDerek Connolly ini seperti tidak pernah menganggap The Lost World dan Jurassic Park III itu pernah ada. Setting waktunya pun persis sama dengan jarak seri pertama dengan jilid ke empatnya ini. 22 tahun dibutuhkan untuk membangun kembali mimpi basah miliyuner John Hammond yang sempat kandas pasca insiden yang terjadi di film pertamanya.

Tetapi kini di bawah pemilik baru Simon Masrani (Irrfan Khan) benar-benar berhasil disulap menjadi taman safari raksasa modern, bahkan melebihi apa yang pernah diimpikan Hammond. Setiap tahun pengunjung membeludak mendatangi pulau Isla Nublar demi menyaksikan atraksi luar biasa para mahluk prasejarah, termasuk di dalamnya ada pasangan kakak-adik, Zach (Nick Robinson) dam Gray (Ty Simpkins) yang diundang oleh bibinya, Claire Dearing (Bryce Dallas Howard) yang kebetulan juga adalah kepala operasional Taman Jurassic World.

Masalah besar kemudian muncul ketika Claire dan bosnya terlalu percaya diri bersiap memperkenalkan jagoan baru Jurassic World; Indominus rex, dinosaurus ciptaan laboratorium tanpa pernah tahu persis apa yang bisa dilakukan mahluk hybird itu yang ternyata belakangan sangat berbahaya, meskipun sebelumnya mereka sudah diperingatkan oleh Owen Grady (Chris Pratt), sang pawang Velociraptors.

Kalau mau jujur, formula yang ditawarkan Jurassic World sebenarnya tidak pernah jauh-jauh dari apa yang dilakukan Spielberg 22 tahun lalu dalam Jurassic Park. Di dalamnya masih d tentu saja masih ada banyak Dinosaurus, lalu ada usaha manusia-manusia lancang menyalahi kodrat sehingga berujung malapeteka, plus tidak ketinggalan dukungan CGI yang pastinya semakin canggih saja mengingat budget-nya yang WAH! Masalahnya yang tidak dipunyai Jurassic World adalah efek kejut.

Tidak ada lagi inovasi spesial efek yang sanggup membelakan mata penontonnya seperti yang tersaji dua dekade lalu ketika audiensnya dibuat terpukau menyaksikan bagaimana kualitas efeknya mampu menghidupkan para kadal rakasasa itu dengan sangat menyakinkan. Kini membuat sosok Tyranosaurus Rex dan kawan-kawan terbilang tidak sulit, bahkan kanal-kanal televisi edukasi macam National Geographic atau Discovery Channel mampu menghadirkan monster-monster prasejarah itu dengan kualitas yang tidak sampai jauh berbeda.

Lantas apa yang kemudian ditawarkan Jurassic World? Ia bahkan hanya ditangani oleh sutradara sekaliber Colin Trevorrow yang terakhir menggarap sci-fi indie Safety Not Guaranteed. Ya, di dalamnya kita memang akan menemukan spesies baru dino yang lebih ganas, lebih kuat, lebih cerdas dan memiliki lebih banyak gigi dari T-rex bernama konyol; Indominus rex. Indominus rex pula lah yang kemudian menjadi alasan kenapa naskah dangkal Jurassic World masih bisa berjalan.

Ada petualangan mendebarkan, khususnya di paruh ketiga dan momen puncaknya ketika karakter-karkater utamanya berusaha bertahan hidup dari serangan Indominus rex yang mengerikan, tentu saja semuanya itu dibungkus bersama adegan-adegan aksi dan kejar-kejaran seru nan mendebarkan dalam balutan CGI yang keren dan visual megah khas film musim panas yang mahal, plus tambahan gimmick efek 3D yang sayang tidak bekerja terlalu maksimal, sama tidak maksimalnya dengan pengembangan karkater yang terkesan apa adanya.

Padahal ia punya nama-nama besar di jajaran cast-nya macam idola baru Hollywood, Chris Pratt, Bryce Dallas Howard, Vincent D’Onofrio sampai Irrfan Khan. Tetapi sebenarnya mengapa Jurassic World bisa bekerja dengan baik terutama buat penonton veterannya adalah ketika Trevorrow memasukan banyak homage dan segala penghormatan buat seri pertamanya. Bagi siapapun yang pernah terjebak dalam hingar-bingar Jurassic Park dua dekade silam, Jurassic World sedikit banyak akan memberikanmu sebuah nostalgia manis. Dari penampakan sekilas Mr. DNA, scoring memorable milik John Williams yang masih beberapa kali dikumandangkan oleh Michael Giacchino, dino-dino lama sampai kemunculan beberapa momen de javu yang membawa penontonnya kembali terngiang apa yang pernah mereka lihat dan rasakan 22 tahun lampau. Ya, segala tribut menyenangkan itu mampu diselipkan Trevorrow guna sedikit banya menambal banyak kekurangan dalam penceritaan dan karakterisasinya yang sedikit kacau.


Link Download: Download
Subtitle Indonesia: Subtitle


6. TommorowLand



Lupakan Haunted Mansion yang mengecewakan itu, atau mungkin Tower Terror dan The Country Bears, jika ada wahana populer Disneyland yang layak dibanggakan ketika diterjemahkan ke layar lebar sejauh ini mungkin hanya franchise Pirates of The Carribbean yang seri-seri filmnya seperti akan terus bertambah di masa depan. Tapi hal itu mungkin saja berubah ketika Tomorrowland datang. Ya, sama seperti koleganya di atas, Tomorrowland adalah sebuah sajian petualangan fiksi ilmiah yang diadaptasi dari salah satu permainan populer dari taman bermain paling tersohor di dunia itu.

Masalahnya, tidak pernah mudah membuat sebuah film dari sesuatu yang tidak memiliki cerita. Tetapi tenang, meskipun sumber aslinya hanya berbentuk wahana fisik, Tomorrowland Disney bisa dibilang punya konsep paling ambisius dibanding dibanding kedua koleganya itu, apalagi melihat nama-nama besar di balik layar macam sutradara Mission: Impossible – Ghost Protocol, Brad Bird yang juga turut menuliskan naskahnya bersama co-writer Damon Lindelof (Prometheus, Star Trek Into Darkness) “When I was a kid, the future was different” Ucap George Clooney berwujud Frank Walker di awal film ketika ia memberikan sedikit pengantar tentang apa yang sedang terjadi, sementara suara perempuan di belakangnya kerap kali menganggunya.

Adegan kemudian melompat ke 45 tahun ke belakang di mana Frank Walker kecil (Thomas Robinson) tengah bersemangat mendafatarkan jet pack dari penyedot debu buatannya untuk ikut kontes di ajang pameran teknologi dunia yang diselengarakan di Disneyland. Di sini, Frank bertemu dengan gadis kecil misterius beraksen Inggris, Athena (Raffey Cassidy) yang akan merubah hidupnya.

Kembali ke masa kini, ada Casey (Britt Robertson) putri dari teknisi NASA di Texas yang tengah sibuk melakukan sabotase kepada alat-alat berat yang hendak menghancurkan mimpinya. Usahanya mungkin terasa sia-sia sampai ia mendapatkan sebuah pin berlogo huruf “T” ajaib di mana ketika disentuh mampu membawanya ke sebuah tempat asing di masa depan yang nantinya mempertemukannya dengan Frank Walker tua (George Clooney).

Usaha Brad Bird untuk tetap menjaga kesegaran premisnya patut diacungi jempol. Tidak peduli seberapa hebatnya trailer Tomorroland memukaumu bersama gambar-gambar futuristiknya yang luar biasa serta konsep teleportasi dan perjalanan waktu menakjubkan, ia tidak pernah benar-benar memberitahumu tentang apa yang sebenarnya terjadi. Plot misterinya dibangun dengan baik sejak narasi yang dibawakan Clooney membuka film. Ada penampakan jam digital berjalan mundur yang menjadi awal dari rentetan pertanyaan demi pertanyaan baru. Siapa Athena? Apa sebenarnya dunia yang dilihat Frank dan Casey?

Dari ide sci-fi yang sederhana tentang perjalanan waktu dan teleportasi di permulaan seperti yang bisa kamu lihat di traliernya, perlahaan Tomorrowland menjadi terjal dan rumit ketika ia mulai menyenggol sesuatu yang lebih besar, sesuatu yang menyinggung tentang nasib bumi dan manusia di masa depan serta sebuah konsep optimistik tentang penciptaan teknologi dan dunia utopia seperti filosfi Disney itu sendiri.

Tetapi desain fiksi ilmiah dengan high concept macam ini sepertinya bukanlah ‘makanan’ kesukaan Brad Bird yang bisa liat di deretan filmografinya macam The Incredibles dan Ghost Protocol lebih banyak menyajikan sesuatu yang to the point dengan kandungan aksi yang seru dan keren ketimbang bermain-main dengan filosofi besar dan njelimet macam ini. Hasilnya, narasi Tomorrowland terkesan preachy dalam menyampaikan pesan-pesannya, Brad Bird seperti tidak mampu mengolah ide besar yang dimilikinya menjadi sebuah penceritaan yang mulus meskipun sebenarnya ia sudah punya dasar cerita yang kuat dengan banyak potensi-potensi yang bagus.

Terkadang ia begitu mudah dimengerti namun terkadang ia terasa susah dicerna, apalagi buat penonton muda yang tidak memahami konsepnya. Beruntung garapan teknisnya yang luar biasa memanjakan mata mampu sedikit banyak menambal kekurangan di penceritaannya yang setengah matang itu. Bird memang dikenal piawai menghadirkan sekuens aksi yang memukau, tidak terkecuali di sini. Didukung dengan CGI mahal, Bird bersama timnya berhasil menciptakan Tomorrowland dunianya sendiri, jauh lebih besar dari wahana permaiannya sendiri.

Pace-nya yang sedikit tidak konsisten mungkin membuat beberapa bagiannya terkesan terseok-seok dan membosankan, meskipun secara keseluruhan tidak sampai menganggu keasikan menonton. Desain berkonsep futurstik dengan kombinasi gaya retro menghadirkan kesan mewah sekaligus unik. Robot pembunuh besar, parade sinar-sinar laser mematikan dan teleportasi waktu yang keren memeriahkan setiap momen aksinya yang mendebarkan. Belum lagi saya menyebut penampilan menawan dari Britt Robertson yang enerjik dan Raffey Cassidy yang memesona sebagai Athena yang misterius, keduanya sedikit banyak sudah mampu menolong performa kedodoran Clooney.


Link download: Download
Subtitle Indonesia: Subtitle


7. Tiger House


Seorang pesenam mengalami cedera … tapi ditengah itu, dia harus mempertahankan rumah pacarnya dari sekelompok perampok bersenjata. Kisah bermula ketika Kelly (diperankan Kaya Scodelario), seorang guru senam, diam-diam menyelinap masuk ke rumah kekasihnya. Akan tetapi pada saat itu, dia bukanlah satu-satunya ‘pengunjung gelap’ yang masuk secara diam-diam ke rumah kekasihnya itu.

Selain Kelly, ternyata sekelompok perampok bersenjata juga menyusup secara diam-diam ke dalam rumah kekasihnya tersebut. Saat perampok berhasil menguasai rumah kekasihnya itu, Kelly harus mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk meloloskan diri dari para perampok sekaligus menyelamatkan pacarnya. Berhasilkan Kelly?


Link Download: Download
Subtitle Indonesia: Subtitle



Sumber: Rmcms.us















Tidak ada komentar:

Posting Komentar